TES RSS FEED

Tes RSS Feed

Rahasia Sukses Paid Review

Ciri-Ciri Bisnis Skema Piramid

Senin, 29 Maret 2010 , Posted by setiawan at 09.18

Saya Pernah menulis mengenai praktek-praktek bisnis dengan menggunakan skema piramid (terutama bisnis online) yang saat ini kembali marak. Nah, jika pada waktu yang lalu tulisan saya hanya berdasarkan pendapat pribadi, maka kali ini saya akan mengambil referensi dari sumber yang cukup sahih. Referensi ini diambil dari APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia). Lembaga ini sangat berkompeten dalam membicarakan tentang praktek-praktek bisnis yang menggunakan skema pyramid. Berikut ini beberapa pendapat dari APLI tentang bagaimana dan apa itu bisnis skema pyramid, bagaimana anda harus menanggapinya, dan apa ciri-cirinya.

Sistem Piramida perlu diwaspadai

Di Indonesia saat ini telah berkembang Penjualan Langsung melalui sistim Piramida. Sistem piramida ini secara sepintas mirip Multi Level Marketing dan cukup banyak orang telah melibatkan diri sebagai anggota, lebih tepat disebut bahwa sistem ini berkedok Multi Level Marketing.

Sistem Piramida, yang menawarkan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan besar dengan sedikit usaha, sebenarnya telah pula dijalankan di Taiwan, Amerika Serikat, Malaysia dan lain-lain negara, tetapi sehubungan dengan banyaknya pengaduan dari para anggotanya, kini di negara-negara tersebut sistem ini diawasi secara ketat oleh Pemerintah setempat karena dianggap merugikan dan meresahkan masyarakat luas. Diantara perusahaan-perusahaan tersebut banyak pula yang telah ditutup.

Aturan Sistem Piramida

• Biaya Pendaftaran keanggotaan berikut paket produk, sangat mahal.
• Harga jual produk-produknya juga sangat tinggi, ada yang bisa mencapai lebih dari 10 kali lipat harga produk sejenis dipasaran.
• Sistem dilakukan menyerupai Multi Level Marketing, tetapi tidak sama. Misalnya masing-masing anggota dibatasi hanya boleh merekrut maksimum 2 orang. Dua orang tersebut, rekrut dua orang lain lagi dan seterusnya hingga terbentuk satu piramida juga cara-cara lain yang mirip cara ini, misalnya merekrut max. 3,4,5 anggota.
• Satu orang anggota boleh membeli lebih dari 1 keanggotaan (disebut kavling).
• Imbalan diberikan berdasarkan tersusunnya satu jaringan berbentuk piramida dengan jumlah orang dalam format tertentu; imbalan bukan berdasarkan presentasi atas volume penjualan dan tidak ada unsur harus memasarkan produk sampai kepada konsumen.
• Masa keanggotaan kadangkala berlangsung sangat singkat (hanya sampai dengan terbentuknya suatu format tertentu). Berbeda dengan perusahaan penjualan langsung, dimana anggota dapat aktif minimal 1 tahun atau bahkan seumur hidup.
• Program pemasaran (Marketing Plan) skema piramida sangat rumit dan susah dipelajari. Titik berat pada rekruting, bukan pada penjualan.

Bagaimana menurut anda?. Apakah anda pernah melihat tawaran bisnis yang ciri-cirinya menyerupai seperti di atas?. Ciri-ciri di atas (menurut saya) adalah ciri-ciri skema pyramid yang umum. Saya yakin bahwa seiring perkembangan zaman, praktek-praktek bisnis semacam itu pasti telah banyak berubah bentuk. Mereka bersembunyi melalui modus-modus baru yang mungkin sampai saat ini belum banyak diketahui. Akhir kata, (saya hanya menyampaikan kembali kata-kata di atas. WASPADALAH terhadap sistem Skema Piramida.

Currently have 1 komentar:

  1. betul gan, piramid bisa membeli dari satu kavling id dan biayanya juga mahal. klo binis yg ane ikutin sekarang sih murah, bahkan lebih murah dari harga pasaran :)

    coba ente pelajari sistem bisnis yg ane ikutin, gmn? bagus ga? hehe

Leave a Reply

Posting Komentar