Mengenali Money Game : Tanya, Darimana Uangnya ?
Jumat, 26 Maret 2010
, Posted by setiawan at 23.27
Satu-satunya cara mencari tahu apakah suatu bisnis itu termasuk bisnis money game, penipuan atau pembodohan adalah dengan selalu mencari tahu. Salah satu cara mencari tahu adalah dengan bertanya. Dan salah satu pertanyaan favorit untuk menelaah bisnis adalah dengan salalu bertanya, “Darimana uangnya?”. Jika anda dijanjikan kekayaan melimpah ruah bak sampah di rumah, anda harus terlebih dahulu bertanya, “darimana uangnya?”. Jika ada yang menawarkan kekayaan dalam sekejap, kecuali anda mempunyai jin dan lampu ajaib, bertanyalah “darimana uangnya?”. Jika ada yang menjanjikan anda untuk tidak banyak melakukan banyak hal dan uang akan mendatangi anda bak banjir di rumah saya, selalu tanya, “darimana uangnya?”.
Sepertinya simpel ya?. Mudah bukan?. Tapi saya yakin bahwa jika anda adalah salah satu orang yang sering bersikap kritis seperti itu, mudah-mudahan anda orang baik. Dengan selalu bertanya, “darimana uangnya?” setiap kali ada tawaran menggiurkan, maka mudah-mudahan anda termasuk orang yang bijak dalam berbisnis.
Kalau saja banyak orang yang selalu bertanya, “darimana uangnya?”, niscaya akan banyak perubahan di lingkungan kita. Dengan sering bertanya “darimana uangnya?”, mudah-mudahan kita terhindar dari mengambil sesuatu yang bukan hak kita. Seorang istri yang bertanya, “darimana uangnya”, mudah-mudahan akan menghindarkan suaminya dari mencari nafkah yang tidak halal. Orangtua yang selalu bertanya, “darimana uangnya?” ketika si anak mendapatkan uang, mudah-mudahan menghindarkan anaknya dari mengambil yang bukan haknya.
Mama saya melakukannya. Mama saya juga bertanya kepada ayah saya ketika membawa uang, “darimana uangnya?”. Saya yakin anda juga demikian. Seharusnya kita semua begitu. Jangan sampai kita memakan yang bukan hak kita/ dari sumber yang terlarang. Mungkin itulah kenapa Bank juga mulai mengkampanyekan untuk menanyakan sumber uang nasabahnya. Mereka (bank) perlu tahu Darimana Uang Anda. Jadi, jika anda benar-benar berniat untuk menjalankan bisnis yang baik?, mulailah membiasakan untuk bertanya,”darimana uangnya?”.







Currently have 0 komentar: