Modus Money Game: Bagikan Banyak Bonus
Jumat, 02 April 2010
, Posted by setiawan at 09.32
Banyak yang sebetulnya antipati dengan program bisnis yang berbau money game. Untuk mengantisipasi hal itu, para pelaku dan maniak money game cerdas sekali dalam “membungkus” tampilan promosinya sehingga produk utamanya yang berbau money game itu tidak tercium jelas oleh calon pembeli. Salah satu cara yang digunakan oleh mafia money game ini adalah dengan cara menawarkan anda (atau istilah bahasa cinanya, “iming-iming”) bonus yang super-super banyak. Saking banyaknya bonus yang di iming-iming kan ke anda, kemudian membuat anda lupa tentang apa yang sebetulnya mereka tawarkan ke anda. Anda lupa tentang produk utama mereka.
Saya lebih suka membuat perumpaan seperti ini, ada yang menawarkan anda untuk membeli, katakanlah, kursi. Kebetulan di rumah anda sudah banyak kursi, dan mungkin malah anda sendiri juragan kursi. Daerah di desa (kalau anda orang desa) adalah pengrajin kursi, dan semua perabotan di rumah anda dibuat dari kursi (karena stok berlebihan). Intinya anda sudah tahu tentang kursi, luar-dalam. Anda besar di kursi dan sampai sekarang malah ditawari kursi (tentu saja anda malas). Anda pasti tidak berminat (dan mungkin banyak orang juga tidak berminat), mengingat kursi yang kebetulan ditawarkan itu bermutu rendah (sudah reot, kumal, bolong-bolong, dan Mahal pula!).
Dalam keadaan normal, anda pasti malas sekali membeli kursi itu. Anda jengah, bosan. Ingin sekali anda melempar kursi itu ke muka penjualnya. Intinya, dalam keadaan normal, anda pasti menolak penawaran si penjual kursi. Nah, Namun bagaimana jika keadaannya anda ditawari kursi (yang mutunya sangat rendah dengan kualitas anak kos harga bintang lima itu), namun si penjual menawarkan berbagai hadiah menarik bagi anda.
Jika Anda mau membeli kursi yang ditawarkan oleh si penjual, maka penjual akan memberikan hadiah kepada anda berupa 1 buah lemari (lengkap dengan baju-bajunya), 1 buah meja, 1 tempat tidur beserta model-modelnya (model tempat tidurnya, maksud saya), 1 buah lemari kulkas, 1 buah motor, dan 1 buah mobil. Bagaimana kira-kira reaksi anda?. Jika di awal tadi anda mungkin akan berfikir untuk melarikan diri dari si sales kursi, maka jika penawarannya seperti ini, tentu saja mungkin anda akan sikut-sikutan dengan orang di sebelah anda (yang kebetulan juga mau membeli “kursi” itu).
Sadarkah anda bahwa pada saat itu anda bahkan tidak berfikir lagi tentang kursi. Anda mungkin sudah lupa jika anda tadi ditawarkan kursi. Yang anda tahu adalah bahwa anda disuruh membayar semua benda-benda itu (kursi butut beserta seluruh hadiahnya) dengan harga yang sangat-sangat terjangkau (atau bahkan sangat tidak masuk akal murahnya).
Itu semua cuma perumpaan saja. Saya hanya ingin memberi anda gambaran tentang sebagian bisnis di dunia online. Itu gambaran tentang penawaran sebuah produk (yang biasanya tetap berbau money game, arisan berantai, atau skema piramida), yang dibungkus dengan sangat “rapih” dan diberi pengharum, sampai-sampai anda sudah tidak sadar tentang apa yang sebetulnya meraka tawarkan. Semua jadi tidak jelas. Sebenarnya yang mereka jual itu produk utamanya…atau bonus (hadiahnya)?.
Tentu kita tidak perlu ambil pusing jika hadiah yang diberikan benar-benar dimiliki oleh si penjual. Masalahnya, rata-rata hadiah (bonus) yang ditawarkan sebagai pelengkap adalah produk-produk gratisan yang sebetulnya memang bisa anda cari (di internet). Apa itu masalah?. Saya jawab tidak, jika pemilik produk (yang produknya dijadikan sebagai hadiah/bonus) memang mengijinkan agar hadiah/bonus tersebut disebarkan untuk tujuan komersil. Namun, yang saya perhatikan, tidak juga tuh…, mereka berikan anda bonus/hadiah kepunyaan orang lain.







Currently have 0 komentar: