Mengembangkan blog pribadi dan menjadi Blogger Sejati
Senin, 19 April 2010
, Posted by setiawan at 08.20
Anda percaya atau tidak, bahwa blogger kini menjadi salah satu profesi yang mulai ditekuni. Alasannya tentu saja, pekerjaan (tanpa tanda kutip) ini dapat menjamin kelangsungan hidup (ladang cari nafkah). Sudah banyak kok yang memutuskan diri untuk menjadi blogger sejati. Memang sih, di negeri kita tercinta ini profesi (tanpa tanda kutip) ini belum diakui seperti halnya di luar negeri. Tetapi sebutlah satu nama, misalnya mas Budi Putra, yang konon berani memutuskan pekerjaan tetapnya sebagai jurnalis di TEMPO, untuk terjun sepenuhnya menjadi blogger sejati. Yang lainnya?. Masih banyak tentunya, tapi mungkin lain kali, ini kita bahas secara khusus. Nah, Apa sih syarat untuk menjadi blogger sejati?. Bagaimana menjadi seorang “jurnalis pribadi” yang bisa menggantungkan hidup sepenuhnya dari blog?. Bagaimana cara mengembangkan blog sehingga menjadi salah satu blogger yang diakui?. Jawaban saya singkat. Syaratnya anda menyukai dunia ini. Dunia blog adalah dunia tulis menulis. Jadi, kalau anda memutuskan untuk menekuni pekerjaan ini, hal yang sangat perlu anda renungi serius adalah, dengan bertanya kepada diri sendiri “Apakah saya menyukai dunia tulis menulis?, apakah ini (tulis-menulis) membuat saya bahagia?, apakah saya merasa “Penuh dan Hadir” ketika saya menulis?.
Jika jawaban dari semua pertanyaan di atas adalah, iya. Maka selamat. Anda mungkin cocok menjalani pekerjaan ini. Namun jika selama ini anda mengisi blog hanya untuk “kejar setoran”, maka anda perlu bertanya lagi kepada diri anda. Salahkah membuat blog dan menulis untuk mengejar uang?. Tentu saja tidak. Toh, kita semua kan, utuh uang, butuh pendapatan. Namun jika anda tidak pernah mendapat “feel” dari kegiatan tulis menulis, dan hanya memikirkan tentang uang/pendapatan, maka anda perlu mempertanyakan minat anda sekali lagi.
Dampak dari tidak “penuh”nya anda dari menulis adalah cukup fatal. Pertama, karena tujuan anda hanya uang, uang dan uang, maka jika anda tidak mendapatkannya sesuai target anda, anda akan merasa begitu menyesal, tidak berguna, dan cepat frustasi. Tentu ini buruk bagi kesehatan anda. Kedua, jika anda memaksakan diri untuk menulis, maka hasilnya bisa ditebak, anda sendiri mungkin akan kurang menghargai apa yang anda tulis, atau bahkan anda akan sering copy paste artikel orang lain.
Copy Paste artikel, selain sebagai tindakan tidak terpuji dan melanggar hak cipta orang lain (melanggar hukum lho!), adalah pertanda bahwa sebetulnya anda tidak begitu menyukai dunia tulis menulis. Saya tidak bermaksud untuk memberi pengaruh negatif untuk anda, saya juga bukan bermaksud untuk menakut-nakuti anda, namun coba anda renungkan kembali. Apakah mungkin, anda akan jadi yang terbaik di bidang ini, jika setiap hari anda hanya bersembunyi di balik karya orang lain?. Apa mungkin anda menjadi salah satu yang terbaik, jika anda tidak pernah merasakan kebahagiaan dari apa yang anda lakukan saat ini (tulis-menulis)…?
Currently have 0 komentar: